Darmono Luncurkan Buku Tantangan RI Sebagai Negara Kepulauan

Metroheadline Jakarta – Pendiri dan CEO PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono meluncurkan buku berjudul Building A Ship While Sailing digelar di The President Lounge, Menara Batavia Ground Floor, Jakarta, Kamis (7/6/2017).

Buku Building A Ship While Sailing, merupakan refleksi dan kontribusi dari pria yang dikenal denga SD Darmono itu dalam membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia

SD Darmono mengatakan Buku ini menjabarkan tentang membangun negara sambil tetap bekerja untuk kemandirian diri sendiri. Judulnya terinspirasi oleh kata-kata Prof. Emil Salim-seorang ahli ekonomi, cendekiawan, pengajar, dan politisi Indonesia.

“kita ini membangun negeri seperti membangun kapal sambil berlayar”. ujar Darmono.

Darmono mengambil metafor bangsa ini bagaikan kapal besar yang tengah mengarungi samudera nan luas, sementara proyek membangun kapal besar itu belum jadi sebagaimana yang diinginkan oleh pendiri bangsa.

Prof. Komaruddin Hidayat dalam kata pengantarnya menyebut buku ini merupakan refleksi tentang keindonesiaan yang bisa menjadi roadmap untuk menggapai Indonesia sejahtera karena diuraikan secara mendalam penuh makna. Alam pikiran pembacanya dibawa menuju rumah Indonesia yang hidup, terang, penuh peluang dan harapan.

Spirit ke-Indonesiaan yang dinyalakan dalam buku ini tidak hanya dipantik oleh romantisme kesejarahan masa lalu, namun juga bagaimana bangsa besar yang meraih kemerdekaan dengan berdarah-berdarah ini bangkit melanjutkan perjuangan. Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada untuk keluar dari jepitan persaingan global negara-negara penguasa ekonomi dunia.

Hadir dalam acara ini, Prof. Komaruddin Hidayat (Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Mohammad Mahfud M.D. (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), dan Andrie Wongso (seorang motivator Indonesia) sebagai pembicara.

SD Darmono lahir di Yogyakarta pada 26 April 1949, kemudian menikah dengan Rosylawati Dewi Darmono dan dikarunia tiga orang putra.

Darmono merupakan tokoh pendiri dan Chairman Jababeka Group, perusahaan kawasan industry terbesar di Asia Tenggara, serta pendiri PT Banten West Java Tourism Development Corporation (TDC), Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, PT Jababeka Morotai telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Joint venture dengan Sembawang Corporation membangun kawasan Industri Kendal.

Selain dalam dunia bisnis, Darmono juga aktif dalam dunia sosial, seperti dalam Yayasan Tidar Heritage-bertujuan merevitalisasi dan mengembangkan komunitas di kawasan Candi Borobudur dan daerah sekitarnya, dan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden-bergerak dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan standar pendidikan internasional bagi generasi muda yang kurang mampu di tanah air. (lm/mh)

Related posts

Leave a Comment