KNPI Mengadakan Dialog Interaktif “Menjaga Keutuhan NKRI dan Pancasila serta menolak Paham Radikalisme di Indonesia”

Metroheadline.id Jakarta – Sejumlah ketua organisasi prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia yang digempur dengan paham radikal dan memudarnya sikap toleransi. KNPI yang tergabung dalam organisasi kepemudaan dalam mengawal Pancasila dengan menolak segala bentuk paham radikal demi terjaganya persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Fitriaoktarina.SE keberagaman suku, agama, ras dan antar golongan yang ada di Indonesia bukan menjadi pemecah persatuan dan kesatuan. Keberagaman latar belakang suku, agama, pandangan politik dan hukum yang berbeda seharusnya menjadi alat pemersatu bangsa.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah rumah kami dan kami percaya bahwa Pancasila adalah ideologi yang paling tepat untuk bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya sepakat untuk tidak menggunakan isu SARA sebagai cara atau metoda untuk berkarya dalam profesi kami. Ia menilai, penggunaan isu SARA untuk kepentingan tertentu dapat menimbulkan kegaduhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan NKRI.

“Kami prihatin dengan paham radikal dan isu SARA yang mulai mempengaruhi sikap toleransi antar warga negara. Hal ini dapat bertentangan dengan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. KNPI adalah Garda terdepan untuk menjaga NKRI,” ungkapnya.

acara tersebut digelar di Gedung Pola Walikota Jakarta Selatan, Rabu (8/8/17).

Dialog interaktif tersebut dihadiri sekitar 50 ketua dari berbagai organisasi Selain itu hadir 3 pembicara yaitu, Prof. Yudhie, Ir. Harry Gusman Zakaria, Saiful Zakaria dan di moderatori oleh Fahmi.

Kami mendukung semua tindakan tegas pemerintah Republik Indonesia untuk membubarkan setiap dan semua organisasi radikal dan yang merusak keragaman Indonesia atau merusak toleransi antar-suku, agama, ras dan antar golongan yang pada akhirnya dapat merusak persatuan dan kesatuan dalam kebinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila.

Related posts

Leave a Comment