Ki Kusumo di Tuding Melakukan Penipuan

Metroheadline.id Jakarta – Dugaan penipuan yang di lakukan oleh Adi Kusumo Wahab atau yang akrab disapa Ki Kusumo dalam praktek paranormalnya dalam mengobati pasien bernama Roni yang menderita syaraf kejepit sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.

Menurut kuasa hukum korban, Rudi Kabunang mengatakan Kami mendampingi klien kami saudara Roni dalam lanjutan kasus penyidikan penipuan yang di duga dilakukan oleh Ki Kusumo.

“Bermula anak klien kami mengalami kecelakaan saat bermain bola sehingga dokter mengatakan anak klien kami mengalami gangguan syaraf,” ujar Rudi Kabunang.

Rudi menambahkan anak klien kami lalu berobat ke Ki kusumo dan di katakan terkena santet dan pengaruh jin sehingga harus di obati dengan menggunakan minyak penolak jin dan penolak bala sehingga anak klien kami menyerahkan suatu barang agar bisa sembuh.

” Hingga saat ini tidak ada perubahan positif dalam penyembuhan anak klien kami,” ujar Rudi Kabunang.

“Klien kami merasa tertipu dengan mengeluarkan sejumlah uang, tetapi dijanjikan dengan kesehatan yang tidak pernah kunjung sembuh sampai dengan saat ini, kejadian ini berjalan sudah 3 tahun dan hingga saat ini pihak klien kami hanya dijanjikan saja,” tegas Rudi

untuk kerugian klien kami secara bukti transfer sekitar 240 juta lebih dan ada penyerahan uang tunai, menurut klien kami kalu di total semuanya sekitar 905 juta.

Klien kami memiliki bukti-bukti yang mendukung terhadap tindakan tersebut dimana ada kwitansi dan pembayaran sejumlah uang, dan Ki Kusumo berjanji jika kalau tidak dikasih kesembuhan akan dikembalikan 100 kali lipat, sehingga klien kami merasa percaya dengan janji-janji muluk dan kata-kata bujuk rayu Ki Kusumo.

Disitu klien kami Menjelaskan bahwa adanya jaminan untuk kesembuhan jika terjadi tidak sembuh maka uang dapat dikembalikan 100 kali lipat, sehingga klien kami setor uang terus menerus ada yg berupa uang tunai, berupa transfer dan itu sudah kami serahkan ke penyidik, dan kami sarankan kepada penyidik untuk mengecek dan menindak lanjuti kasus ini.

Kami juga sarankan kepada pemerintah daerah setempat dan yg lebih penting lagi untuk tindakan seperti ini agar selalu waspada terhadap praktek praktek para normal agar tidak terulang kerugian di masyarakat.

kami berharap pihak kepolisian bisa memproses untuk bisa melindungi klien kami dan masyarakat umum luas, dengan pasal 378 dan atau 372 dengan tindakan penipuan dan penggelapan. (fer)

Related posts

Leave a Comment