DPN Gema Hanura Menyatakan Sikap Atas Pelaporan Laskar Advocad Gerindra

Metroheadline.id – Ada yang menarik dari pidato salah satu tokoh di negeri ini, yaitu Prabowo Subianto.
Dalam pidato tersebut, mantan Danjen Kopassus yang kini menjadi Ketua Umum salah satu Partai mengungkap sebuah strategi “loot a burning house” (rampoklah rumah yang sedang terbakar). “Bapak ibu kita kalau mengajarkan kita; Nak belajar yang baik, jadi orang yang baik, kalau besar jadi orang baik membantu orang, membantu tetangga. Kalau strategi tidak begitu, kalau perlu kau rampok tetanggamu yang sedang kesusahan,” tegas Prabowo dalam pidato tersebut, yang langsung disambut riuh tepuk tangan oleh para hadirin. Pidato Prabowo tersebut sempat diunggah pada tahun 2014 di media sosial “Youtube”, dengan durasi 2 menit 17 detik, dan diberi judul “Cara Menjarah Santun ala Prabowo”.

Video Pidato Prabowo tersebut kembali ramai diperbincangkan saat ini setelah salah satu anggota DPR RI dan’ Partai HANURA, Inas Nasrullah Zubir mengunggah video pidato Prabowo tersebut ke akun Facebook nya dan akun Twitter @INZZ39 atas nama “Inas N ZubiI-ASSG”. Atas tindakan tersebut, Inas Nasrullah Zubir yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Perlimbangan DPN GEMA HANURA dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Lembaga
Advokasi Hukum Indonesia Raya (Laskar) DPP Partai Gerindra, atas tuduhan pencemaran nama baik.

Menyikapi hal ini, kami Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (GEMA HANURA) memberikan sikap dan pernyataan sebagai berikut:

I. Video yang diunggah oleh Inas Nasrullah Zubir adalah fakta dan kebenaran, tanpa ada upaya Inas Nasrullah Zubir untuk mengaburkan fakta dan kebenaran dari isi video tersebut

2. Sangat keliru jika tindakan Inas Nasrullah Zubir djangggap atau dituduh melakukan pencemaran nama baik, karena video pidato Prabowo yang diunggah oleh Inas Nasrullah Zubir adalah fakta dan kebenaran yang sudah pemah diunggah sebelumnya di media sosial “Youtube” sejak 19 Juni 2014 dan sudah menjadi konsumsi publik

3. Pengunggahan video pidato Prabowo oleh Inas Nasrullah Zubir yang isinya adalah sebuah kritik membangun, karena Prabowo Subianto adalah seorang tokoh yang seharusnya memberikan contoh dan masukan positif kepada masyarakat

4. Semestinya Laskar DPP Gerindra yang berada dibawah kepemimpinan Prabowo melakukan evaluasi internal terkait Pidato Prabowo tersebut, karena isi pidato Prabowo terscbut mengajarkan hal negatif kepada masyarakat dan sudah tentu melanggar etika scbagai scorang tokoh atau public figure

Polemik Pidato Prabowo yang telah beredar sejak 19 Juni 2014 di media sosial “Youtube” sebenarnya disikapi dengan bijak oleh yang bersangkutan Prabowo Subianto sebagai Tokoh dan Pemimpin salah satu Partai di negeri ini seharusnya segera mengevalusai din terkait pidatonya. (Ibnu)

Tinggalkan Balasan