APVI slap menjembatani Pemerlntah dan stakeholder Industrl Vape Indonesia

Metroheadlune.id Jakarta – Dalam acara press-conference yang di gelar oleh APVI (Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia), APVI menyatakan dukungannya kepada Pemerintah yang akan meregulasi Vape atau Rokok Elektrik di Indonesia.

Mereka memberikan respon yang positif dengan harapan regulasi yang di tetapkan oleh Pemerintah, nantinya tidak akan memberatkan kelangsungan hidup industri vape, bahkan membuat industn‘ ini menjadi lebih besar dan juga salah satu penyumbang pendapatan negara yang signifikan. Ini semua dapat di raih dengan sinergi‘ yang baik antara Pemerintah, Pengusaha dan Pengguna dalam perumusan aturan yang akan di tetapkan.

APVI adalah Asosiasi yang berbadan hukum resmi tercatat sejak tahun 2013. APVI didirikan dengan salah satu tujuannya yaitu mengembangkan dan meciptakan iklim yang kondusif bagi industn‘ vape yang bermuara me-legalkan vape di Indonesia. APVI menaungi semua kalangan pelaku industri, mulai dari produsen, distributor, pedagang, sampai ke pengguna yang tergabung dalam komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia.

APVI berpendapat bahwa Industri ini patut mendapat perhatian dan perlindungan Pemerintah karena ini adalah Industri Kreatif dan kebanyakan dari pelakunya adalah orang orang muda Indonesia. Dengan track record yang cukup panjang selama 4 tahun ini, APVI kiranya dapat dipertimbangkan menjadi pendamping yang tepat bagi Pemen‘ntah dalam meregulasi Vape di Indonesia.

Dalam press-conference ini, sejumlah narasumber yang kompeten juga hadir dan menjabarkan sejumlah benefit yang bisa didapatkan negara, dari segi keuangan dan segi kesehatan.

Dari segi kesehatan, mereka juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa hasil penelitian di Iuar negri yang tentunya dapat di pertanggung jawabkan telah disampaikan ke publik dunia.

Salah satunya adalah hasil penelitian yang di nyatakan oleh Public Health of England (PHE), yang menyatakan bahwa “Vape 95% lebih aman/sehat dibandingkan dengan rokok yang di bakar“ yang dikarenakan zat karsinogen dan tar yang timbul dari hasil pembakaran rokok konvensional. Vape yang mengandung nikotin yang zat alkali yang merupakan stimulan yang di percaya dapat meningkatkan daya konsentrasi, mengurangi stress dan mengurangi resiko terkena parkinson, vape yang mengandung nikotin berlebih di dalam tubuh, sisanya akan habis dikeluarkan dari tubuh lewat urin dan keringat.

Tinggalkan Balasan