Presiden Jokowi Resmikan Tol Seroja

Metroheadline.id Bandung – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) di Gerbang Tol Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (4/ 12). Peresmian tersebut menandai Tol Soroja sudah dapat dioperasikan dan digunakan oleh masyarakat Bandung dan masyarakat daerah lainnya.

Sebelum diresmikan, Tol Soroja telah melalui uji kelayakan oleh Tim Laik Fungsi dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Korlantas pada tanggal 16-17 November 2017, meliputi Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi yang kemudian menetapkan tol tersebut laik operasi.

PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemegang konsesi Tol Soroja dibentuk oleh konsorsium PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Jasa Sarana, setelah berhasil memenangkan tender Pengusahaan Jalan Tol Soroja, Nomor: KU.03.01-Mn/503 yang ditandatangani oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tanggal 25 Juni 2015.

CMLJ memulai groundbreaking Tol Soroja sejak September 2015. Tol sepanjang 10.57 km yang terdiri dari jalan utama dan akses gerbang tersebut, terbagi dalam 2 (dua) seksi pembangunannya. Seksi I ruas simpang susun Pasirkoja – simpang susun Margaasih sepanjang 2,75 Km dan Seksi II ruas simpang susun Margaasih – simpang susun Katapang sepanjang 3,3 KM, sena ruas simpang susun Katapang -Soreang 2,1 Km . Untuk memudahkan akses dan menjaga jaringan jalan eksisting, lingkup pekerjaan konstruksi Tol Soroja aktualnya mencapai 26,4 kilometer, termasuk 12 ramp sepanjang 10,4 kilometer dan overpass sepanjang 3,7 kilometer. Tol Soroja memiliki 5 gerbang, yaitu Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur dan Soreang.

Tol dengan nilai investasi sebesar Rp1.765 Triliun tersebut akan memangkas waktu tempuh dari Kota Bandung menuju Kabupaten Bandung menjadi hanya 10 sampai 15 menit saja. Tol ini akan menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya yang terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi (Purwakana -Cileunyi) melalui persimpangan di KM 132. Tol Soroja akan memudahkan pengguna jalan dari Soreang untuk meneruskan perjalanannya ke arah timur hingga Cileunyi atau ke arah barat ke Cikampek hingga Jawa Tengah dan Jakarta hingga Merak.

Kehadiran Tol Soroja sebagai Tol Dalam Kota akan mendorong pertumbuhan kawasan permukiman dan industri di Kabupaten Bandung. Tol soroja juga diharapkan dapat mendongkrak potensi pariwisata di Kabupaten Bandung yang selama ini belum maksimal, baik karena terbatasnya jalan akses, maupun rawan terjadinya kemacetan dari dan menuju beberapa lokasi wisata yang ada di Bandung.

Peran Tol Soroja dalam membangun dan menggerakkan urat nadi perekonomian di Kabupaten Bandung dan sekitarnya, akan menjadi tumpuhan dan harapan bagi banyak pihak. Tak hanya bagi pemerintah, para pelaku industri, tetapi juga masyarakat setempat dan sekitarnya. (Ib)

Tinggalkan Balasan