Mandiri Amal Insani Menggelar Khitanan Massal Di Penghujung Tahun 2017

Metroheadline.id – Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation akan menyelenggarakan program Tahunan yaitu Khitanan massal untuk anak Indonesia, yang akan di selenggarakan pada hari Sabtu (23/12/2017) di jalan Gatot Subroto, Jakarta. Acara tersebut bertemakan “Membangun Generasi Wujudkan Kemakmuran Negeri”, program ini diikuti oleh 711 anak yang berasal dari keluarga yatim dhuafa.

“Awalnya, kami mengadakan acara khitanan massal itu hanya untuk 350 orang anak. Namun karena banyaknya permintaan orang tua yang ingin anaknya dikhitan, akhirnya kuota ditambah lagi menjadi 711 orang anak”, pungkas Abdul Ghofur, General Manager MAI Foundation. “Kami juga telah menyediakan 28 dokter untuk kegiatan khitanan massal tersebut pada sabtu ini”, terang beliau.

Program khitanan massal anak Indonesia 2017 tak hanya digelar di Jakarta. Banyak daerah lainnya seperti di wilayah bagian Sumatera, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua turut meramaikan acara khitanan massal tersebut. Kalau ditotal, sebanyak 1.900 anak telah ikut berpartisipasi. Jumlah tersebut telah mengalami peningkatan dari tahun 2016 sebelumnya yang mencapai hanya 1.700 anak.

Dalam sambutannya, Tar di selalu Dewan Pembina MAI Foundation mengungkapkan bahwa semua khitanan massal terjadi atas kerjasama seluruh elemen yang peduli akan kesejahteraan, kepedulian dan kesehatan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Indonesia yang kurang mampu melaksanakan kewajiban umat Islam yaitu di khitan.

“Atas segala dukungannya dan donasi yang telah bapak/ibu donatur salurkan, telah membantu mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat sehingga dapat memakmurkan negeri ini. Kegiatan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian perusahaan yang telah berdonasi terhadap masyarakat dalam membantu lingkungan sekitar”, ungkapnya.

Selain dikhitan, para peserta pun akan mendapatkan uang saku, uang transport, dan bingkisan berupa = Sarung, Baju Koko, Peci, Tas dan Alat Tulis. Bahkan, untuk mengatasi kejenuhan menunggu giliran, MAI menghibur peserta khitanan dengan dongeng cerita dan pemutaran film kartun anak. (Ib)

Tinggalkan Balasan