Jakarta, 8 Mei 2026 – Kekayaan kuliner Indonesia kembali menjadi perbincangan setelah banyak makanan khas Nusantara ternyata memiliki kemiripan dengan hidangan dari berbagai negara di dunia. Meski berasal dari budaya berbeda, sejumlah makanan ini memiliki bentuk, bahan, hingga cara penyajian yang hampir serupa sehingga sering membuat orang terkejut saat membandingkannya.
Fenomena kemiripan kuliner antarnegara sebenarnya cukup umum terjadi. Perdagangan, migrasi, hingga pertukaran budaya selama ratusan tahun membuat banyak resep berkembang dengan karakter yang mirip di berbagai wilayah dunia. Namun masing-masing negara tetap memiliki cita rasa dan sentuhan khas yang membedakannya.
Salah satu contohnya adalah Rendang yang sering dibandingkan dengan hidangan daging berbumbu dari beberapa negara Asia Selatan dan Timur Tengah. Meski sama-sama kaya rempah, rendang tetap memiliki karakter rasa khas Minangkabau yang kuat dan unik.
Kemudian ada Sate yang disebut mirip dengan berbagai olahan daging tusuk dari negara lain seperti Jepang maupun Turki. Namun penggunaan bumbu kacang dan kecap khas Indonesia membuat sate memiliki identitas rasa yang berbeda dibanding versi internasionalnya.
Bakso juga sering dianggap memiliki kemiripan dengan meatball dari Eropa atau bakso kuah dari Asia Timur. Meski bentuknya serupa, cita rasa kuah kaldu dan tekstur bakso Indonesia tetap menjadi ciri khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Selain itu, Nasi Goreng kerap dibandingkan dengan fried rice dari berbagai negara Asia. Namun penggunaan kecap manis dan racikan bumbu lokal membuat nasi goreng Indonesia dikenal memiliki rasa lebih kaya dan aroma khas yang kuat.
Ada pula Pempek yang disebut mirip dengan olahan fish cake dari beberapa negara Asia. Meski bahan dasarnya serupa, kuah cuko khas Palembang menghadirkan perpaduan rasa asam, manis, dan pedas yang unik.
Pengamat kuliner menilai kemiripan makanan antarnegara justru menunjukkan bahwa makanan menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah dan budaya manusia. Setiap daerah mengembangkan resep berdasarkan bahan lokal dan tradisi masing-masing hingga akhirnya menciptakan identitas kuliner sendiri.
Di media sosial, pembahasan mengenai makanan Indonesia yang memiliki versi internasional ini ramai mendapat respons positif. Banyak warganet merasa bangga karena kuliner Nusantara dianggap mampu bersanding dengan hidangan dunia, bahkan beberapa di antaranya sudah dikenal luas dan digemari di berbagai negara.