Jakarta, 23 Agustus 2026 – Ruben Onsu akhirnya buka suara setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Presenter sekaligus pengusaha tersebut menyampaikan pernyataan melalui akun media sosial pribadinya pada Sabtu, 22 Agustus 2026, setelah sebelumnya lebih banyak memberikan keterangan melalui kuasa hukumnya. Ruben menyampaikan permintaan maaf atas situasi dan pemberitaan yang berkembang terkait perkara tersebut. Ia juga mengatakan tengah berupaya mengumpulkan berbagai bukti yang dapat mendukung keterangan yang telah disampaikannya kepada penyidik. Kasus tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi dengan nilai kerugian yang disebut mencapai sekitar Rp3,5 miliar.
Dalam keterangannya, Ruben mengatakan dirinya telah berupaya melakukan tabayun melalui seorang teman untuk mencari jalan penyelesaian dengan pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. Namun, upaya tersebut disebut belum menghasilkan titik temu hingga saat ini. Di tengah proses hukum yang berjalan, Ruben mengaku terus mengumpulkan bukti untuk mencocokkan data dengan keterangan yang telah diberikan selama pemeriksaan. Ia menyebut proses pengumpulan bukti tidak mudah karena sejumlah orang yang sebelumnya bekerja bersamanya sudah tidak lagi bekerja dan sulit dihubungi. Kondisi tersebut membuat Ruben harus mencari serta mengumpulkan dokumen dan informasi secara bertahap dengan akses yang terbatas.
Ruben menegaskan bahwa langkah mengumpulkan bukti tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari pembenaran terhadap dirinya. Ia menyatakan ingin memberikan penjelasan berdasarkan data dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan dalam proses pemeriksaan. Menurutnya, terdapat sejumlah informasi yang perlu diluruskan agar pemberitaan mengenai perkara tersebut dapat dilihat sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Proses tersebut juga disebut menyita cukup banyak waktu karena melibatkan berbagai pihak dan membutuhkan penelusuran terhadap dokumen yang berkaitan dengan kegiatan bisnis. Pernyataan Ruben menunjukkan bahwa dirinya memilih mengikuti proses hukum sambil mempersiapkan informasi yang menurutnya diperlukan untuk menjelaskan posisinya dalam perkara tersebut.
Kasus yang menyeret Ruben bermula dari laporan polisi yang dibuat pada 22 Agustus 2025 di Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam perkara tersebut, Ruben dilaporkan berkaitan dengan dugaan penipuan dan atau penggelapan dana investasi. Polisi kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi dan saksi ahli sebelum menggelar perkara untuk menentukan perkembangan status hukum Ruben. Setelah gelar perkara dilakukan, penyidik sepakat meningkatkan status Ruben dari terlapor menjadi tersangka. Polisi menyatakan penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara.
Dugaan perkara tersebut berkaitan dengan investasi dalam sebuah kegiatan bisnis yang sebelumnya ditawarkan kepada korban. Dalam laporan yang ditangani polisi, korban disebut mengalami kerugian sekitar Rp3,5 miliar karena keuntungan yang dijanjikan tidak diterima dan modal yang diberikan belum dikembalikan. Polisi masih memproses perkara tersebut berdasarkan dugaan tindak pidana yang dilaporkan, sehingga seluruh fakta dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat masih harus dibuktikan melalui proses hukum. Ruben sendiri kini memiliki kesempatan untuk menyampaikan keterangan serta bukti yang menurutnya dapat menjelaskan posisi dirinya. Proses penyidikan akan menjadi tahap penting untuk memperjelas bagaimana hubungan bisnis tersebut berlangsung, bagaimana dana digunakan, serta apakah terdapat unsur pidana sebagaimana yang dilaporkan.
Setelah statusnya ditingkatkan menjadi tersangka, Ruben dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi menyampaikan bahwa pemeriksaan sebagai tersangka direncanakan berlangsung pada pekan berikutnya, meskipun jadwal pasti pemeriksaan belum diumumkan. Tahap tersebut akan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk meminta penjelasan secara lebih mendalam mengenai perkara yang sedang ditangani. Ruben juga dapat menyampaikan bukti-bukti yang selama ini sedang dikumpulkannya untuk mendukung keterangan yang telah disampaikan. Dari proses pemeriksaan tersebut, penyidik akan menilai kesesuaian antara keterangan Ruben, keterangan saksi, bukti dokumen, serta hasil pemeriksaan lain yang telah diperoleh.
Selain proses hukum, Ruben menyampaikan keinginannya agar persoalan tersebut tetap dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan kekeluargaan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses penyidikan yang tetap berjalan sesuai prosedur kepolisian. Ruben juga meminta agar situasi yang sedang dihadapinya tidak dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari berbagai persoalan lain yang dinilainya lebih membutuhkan kepedulian. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Ruben berusaha menjaga agar persoalan yang dihadapinya dapat diselesaikan tanpa memperluas konflik di ruang publik. Namun, proses hukum tetap menjadi jalur utama untuk memastikan duduk perkara dan tanggung jawab masing-masing pihak dapat ditentukan berdasarkan bukti.
Perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Ruben Onsu kini memasuki tahap penting setelah status hukumnya berubah menjadi tersangka. Polisi masih harus menyelesaikan pemeriksaan terhadap Ruben serta melengkapi bukti-bukti yang diperlukan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Di sisi lain, Ruben menyatakan akan terus mengumpulkan dokumen dan informasi yang menurutnya dapat membantu menjelaskan perkara tersebut secara lebih utuh. Perbedaan keterangan antara pihak pelapor dan terlapor nantinya akan diuji melalui proses penyidikan berdasarkan bukti yang tersedia. Dengan pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan, masyarakat masih perlu menunggu perkembangan resmi dari kepolisian mengenai konstruksi perkara dan posisi masing-masing pihak.
Ruben menutup pernyataannya dengan menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap memberikan dukungan selama dirinya menghadapi proses hukum tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab dan berupaya menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik. Sementara itu, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih melanjutkan proses hukum untuk memastikan seluruh fakta terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi dapat terungkap. Bukti yang sedang dikumpulkan Ruben akan menjadi bagian dari materi yang dapat disampaikan dalam pemeriksaan, sementara polisi tetap akan menguji seluruh informasi berdasarkan alat bukti yang tersedia. Perkembangan selanjutnya akan menentukan bagaimana perkara tersebut berjalan dan apakah seluruh dugaan yang dilaporkan dapat dibuktikan dalam proses hukum yang masih berlangsung.