Jakarta, 13 Mei 2026 – Panitia pelaksana Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR di Kalimantan Barat memutuskan mengganti seluruh dewan juri dan menggelar final ulang dengan melibatkan pihak independen. Keputusan tersebut diambil setelah muncul polemik terkait proses penilaian pada babak final yang sebelumnya menuai perhatian publik dan peserta lomba.
Pihak penyelenggara menyatakan langkah tersebut dilakukan demi menjaga kredibilitas kompetisi sekaligus memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan transparan. Dengan keterlibatan pihak independen, panitia berharap seluruh peserta dapat kembali mengikuti kompetisi dalam suasana yang adil dan profesional sesuai semangat pendidikan kebangsaan yang diusung dalam ajang tersebut.
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR sendiri merupakan program edukasi yang bertujuan memperkuat pemahaman pelajar mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kompetisi ini rutin melibatkan sekolah-sekolah dari berbagai daerah dan menjadi salah satu sarana pembinaan wawasan kebangsaan generasi muda.
Sebelumnya, pelaksanaan final LCC di Kalbar sempat menjadi sorotan setelah muncul protes terkait mekanisme penilaian juri. Polemik tersebut memicu evaluasi internal dari pihak penyelenggara hingga akhirnya diputuskan adanya penggantian juri secara menyeluruh serta pelaksanaan ulang babak final.
Pengamat pendidikan menilai langkah evaluasi dan pelibatan pihak independen merupakan upaya penting untuk menjaga kepercayaan peserta maupun masyarakat terhadap kompetisi akademik. Transparansi dan profesionalisme dinilai menjadi faktor utama agar kegiatan pendidikan seperti LCC tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran nilai kejujuran, sportivitas, dan tanggung jawab.