Seruyan, 4 Oktober 2026 – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Minggu (4/10/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ke-22 pelaksanaan operasi SAR. Penemuan tersebut menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan sejak kapal mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa. Hingga Minggu pukul 17.30 WITA, total 190 orang telah ditemukan.
Kedua jasad ditemukan Search and Rescue Unit (SRU) darat Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya ketika melakukan penyisiran di wilayah Seruyan. Operasi di Kalimantan Tengah menjadi bagian dari perluasan area pencarian karena arus laut membawa sejumlah korban dan material kapal hingga ke wilayah pesisir. Tim SAR terus bergerak melalui jalur darat maupun laut untuk memeriksa kawasan yang berpotensi menjadi lokasi terdamparnya korban. Penemuan terbaru tersebut kemudian dilaporkan kepada pusat koordinasi operasi SAR.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan kedua korban dievakuasi menggunakan RIB 02 Kantor SAR Palangka Raya. Jasad dibawa menuju Pos TNI AL Kumai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi selesai, korban akan menjalani identifikasi oleh tim terkait untuk memastikan identitas masing-masing. Data identitas belum diumumkan sebelum proses tersebut selesai.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan operasi pencarian masih akan dilanjutkan dengan mengerahkan sumber daya yang tersedia. Koordinasi antara Basarnas, TNI, Polri dan unsur potensi SAR lainnya juga terus diperkuat. Penemuan dua korban di Seruyan dinilai menjadi perkembangan penting dalam operasi yang telah berlangsung lebih dari tiga pekan. Tim masih menyisir sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban lainnya.
Berdasarkan data Basarnas hingga Minggu sore, 190 orang dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang yang berhasil selamat dan 82 korban meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 53 orang yang belum ditemukan dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan. Angka tersebut telah memasukkan dua korban terbaru yang ditemukan di Seruyan.
Wilayah Kalimantan Tengah menjadi salah satu titik penting dalam operasi pencarian KM Virgo Transport 8. Hingga hari ke-22, sebanyak 26 korban dilaporkan telah ditemukan di wilayah perairan maupun pesisir Kalimantan Tengah. Sebagian ditemukan mengapung di perairan, sedangkan korban lainnya terdampar di kawasan pantai setelah terbawa arus dan gelombang. Kondisi tersebut membuat area penyisiran terus diperluas mengikuti perkiraan pergerakan arus laut.
Tim SAR gabungan kini melanjutkan pencarian terhadap 53 orang yang masih belum ditemukan. Operasi dilakukan dengan mengombinasikan penyisiran laut, pemantauan wilayah pesisir, serta pencarian melalui jalur darat di sejumlah kawasan. Setiap temuan akan dievakuasi dan menjalani proses identifikasi sebelum identitas disampaikan kepada keluarga. Basarnas memastikan operasi SAR masih berlangsung dengan keselamatan personel dan koordinasi lintas instansi tetap menjadi perhatian utama.